Seorang wanita bernama Sam datang menemui Pak Derek, pemilik tempat yang disewanya, untuk meminta penundaan pembayaran sewa karena tokonya sudah tutup selama dua minggu. Ia menjelaskan kesulitan ekonomi yang dihadapinya. Pak Derek awalnya bersimpati dengan menceritakan tragedi suami Sam yang kehilangan kaki saat bertugas membela negara, namun segera bersikap tegas bahwa uang sewa tetap harus dibayar. Ia bahkan menantang Sam dengan pertanyaan, apa untungnya baginya membantu Sam, seraya menyangkal tanggung jawab atas kondisi suaminya. Tekanan pun berlanjut di rumah, dimana Sam (yang dipanggil Sofia oleh anaknya) menemui anaknya yang sedang merawat ayahnya. Sang ayah, dalam kondisi lemah, memberikan rahasia penting kepada Sofia: sebuah nomor telepon tersembunyi di balik bingkai foto yang bisa dihubungi jika dia berada dalam masalah besar dan ibunya tidak bisa membantu, dengan janji bahwa seorang pria yang menjawab panggilan itu akan menolong apapun yang terjadi. Episode ini menutup dengan tekanan finansial yang belum terselesaikan dan keberadaan kontak misterius sebagai harapan terakhir yang samar.