Fandi berhasil mengumpulkan 100 taring raksasa Goblin meski hanya dibantu seekor kucing kampung, membuat orang lain curiga itu hasil keberuntungan karena dia tak bersenjata. Poin yang diperoleh Fandi memicu cemburu keluarga-keluarga berkuasa yang meyakini posisi di Akademi Nasuci hanya untuk mereka. Saat Fandi berusaha memberitahu pamannya dan bibinya bahwa dia ingin pindah rumah, mereka menolak dengan keras dan mengancam tidak akan menerimanya kembali jika dia keluar. Ketegangan memuncak saat Fandi menghadapi keputusan penting tentang masa depannya yang belum jelas.