Episode ini dibuka saat orang tua Leo, ayah dan ibu, hadir menuduh putra mereka menyontek di Liga Provinsi dan menuntut hukuman berat, pengakuan di hadapan guru dan murid, serta kuota penerimaan langsung untuk adiknya. Leo bersikeras tak bersalah dan menyebut tuduhan itu fitnah. Pihak sekolah menuntut bukti; orang tua lain mengecam, memuji anak mereka Ken dan mendesak sanksi demi reputasi provinsi. Tekanan publik dan tuntutan pengakuan memuncak, sementara Leo tetap menolak mengaku; nasib prestasinya kini tergantung pada apakah ia bisa membuktikan ketidakbersalahannya.