Melly menghadapi grup penyerang yang dipimpin oleh 'badut' di tengah perkelahian; ia melancarkan jurus seperti Taici dan Hantaman Bayangan, menunjukkan keunggulan sampai lawan terpojok. Sekelompok orang memuji kekuatannya dan menyuruh penyerang pergi karena 'bukan tandingan Melly'; penyerang menjawab bahwa Ratu Pembalasan mengirim mereka. Mereka menahan seorang pria sebagai sandera, menuduhnya 'pacarmu'—klaim yang Melly bantah. Ketegangan mencapai puncak saat sandera terancam; penyerang mengancam 'akan meremukkan lehernya', meninggalkan Melly pada pilihan langsung antara menyerah atau menyelamatkan sandera. Episode berakhir dengan ancaman itu menggantung, memaksa Melly segera bertindak.