Dalam suasana akhir zaman yang penuh ketegangan, Wisnu berusaha mengendalikan situasi dengan menuntut balas dari wanita-wanita yang ada di asrama. Dia menunjukkan kekuasaannya melalui ancaman dan kontrol terhadap makanan, khususnya roti yang sangat berharga saat ini. Fan dan Fandi berdebat soal nilai uang yang kini tak berguna, sementara Lilis Surya menjadi sasaran upaya meningkatkan loyalitas dengan mempertahankan hubungan makan dan ketergantungan. Episode ini berakhir dengan Lilis yang harus memilih mempercayai Wisnu sebagai satu-satunya sumber pangan, menimbulkan ketegangan soal kesetiaan dan kelangsungan hidup mereka.