Nita dipertanyakan setelah seseorang mengancam bunuh diri untuk memaksa perceraian, lalu mendadak berubah pikiran. Di hadapan bos dia pura-pura polos, menolak cerai dan bersumpah akan melahirkan anak Alif—sumpahnya dikemas dengan lelucon mie instan dan teh susu. Alif bingung saat Nita mulai memanggilnya "sayangku" berulang kali. Rekan mengungkap Nita menikah karena melihat uang Alif dan pria itu masih memeras mereka. Nita menyuruh Alif beres-beres, lalu menemukan cangkir porselen antik dan bertanya apakah akan dijual. Keputusan soal perceraian, pemerasan, dan nasib cangkir antik masih menggantung.