Tokoh utama secara tiba-tiba terlempar ke dunia kiamat zombi dengan misi berat untuk menyelesaikan 100 misi dan membangun kerajaan agar bisa kembali ke Bumi. Sistem memberikan lima suami manusia hewan yang akan melindunginya, namun salah satu dari mereka, Ashina, malah berencana membunuhnya karena kebencian mendalam terhadap tubuh aslinya. Konflik memuncak ketika sang wanita menuntut hukuman dengan mencabut bulu emas Ashina yang sangat penting bagi kekuatannya, mempertegas otoritasnya sebagai istri. Ketegangan berlanjut saat Ashina menolak perintah dan siap mati demi mempertahankan kehormatan, meninggalkan situasi kritis yang tak terpecahkan.
Friska terbaring lemah setelah kehilangan banyak darah, beristirahat di pelukan Ashina yang ternyata suaminya. Saat Vivian curiga Ashina ingin membunuh Friska, Friska menjelaskan bahwa itu kesalahpahaman karena dia meminta Ashina mencengkiknya demi sensasi ekstrem. Mereka memutuskan Ashina mengantar Friska kembali ke kota yang berbahaya akibat gelombang zombi, sebab Ashina bisa terbang. Di tengah perjalanan, Friska menerima misi menyelamatkan suami ular, Deon, yang dijual ke arena pertarungan, memaksa mereka segera menuju tempat itu karena nyawa Deon terancam.
Di episode ini, seorang pria menuduh Deon, manusia hewan dari klan ular kelas rendah, telah dijual ke arena pertarungan bawah tanah yang brutal, tempat para manusia hewan mutan dipaksa bertarung sampai mati. Ia menyesal dan berusaha menebus Deon sebelum kematiannya. Namun, Deon dihadapkan pada kenyataan pahit bahwa istrinya yang mengkhianatinya telah menjualnya ke arena tersebut. Dalam persiapan pertarungan, Deon dipaksa melawan zombi level 5 yang dilepas ke dalam arena, menghadirkan ancaman hidup atau mati yang mengerikan. Episode berakhir dengan ketegangan tinggi, menunggu nasib Deon di arena mematikan itu.
Episode ini memperlihatkan Friska, seorang anak Duke, yang menghadapi konflik di arena pertarungan karena berusaha menebus seseorang bernama Deon yang telah dia gadaikan. Anak kedua Duke York ini ditekan oleh pemilik wilayah yang mengancam akan bertindak jika Friska tidak memberi penjelasan, sementara Friska sendiri diketahui miskin dan tanpa uang tebusan. Ketegangan meningkat saat Ashina meyakinkan bahwa Friska akan membawa Deon pulang menggunakan kalung rubi hadiah ulang tahun dari Duke sebagai jaminan. Keputusan ini menghadirkan titik balik, tetapi ancaman aturan kekaisaran masih menggantung, menunggu langkah selanjutnya.
Dalam episode ini, Deon yang tergolong manusia hewan klan ular mengalami demam tinggi, memaksa kelompoknya untuk berburu zombi di luar kota demi mencari kristal inti zombi yang dapat menyembuhkan dan mengembalikan kekuatan mereka. Meskipun awalnya ragu, terutama karena trauma masa lalu, Deon setuju memimpin ekspedisi tersebut demi menyelamatkan keluarganya. Sementara itu, muncul konflik internal saat seorang pria merencanakan untuk membunuh istri saingannya dalam tiga bulan demi merebut gelar duke wilayah utara, mengancam stabilitas kelompok. Episode ditutup dengan ketegangan yang menggantung terkait rencana pembunuhan dan persiapan berburu zombi.
Deon telah dibawa kembali ke vila oleh Friska, tetapi luka-lukanya belum sembuh tanpa kristal inti zombi. Sebuah kelompok berencana keluar kota dalam dua hari untuk berburu kristal penyembuh tersebut, meski itu sangat berbahaya. Sang kakak, yang pernah sengaja mengorbankan Deon dalam misi sebelumnya, tetap ingin agar Deon mati di luar kota. Sementara itu, tokoh utama mempertimbangkan evolusi untuk memperoleh kemampuan penyembuhan guna membantu Deon, walau tubuh aslinya belum bisa mengendalikannya. Kekhawatiran dan persiapan bagi misi berisiko ini semakin meningkat, meninggalkan ketegangan yang belum terpecahkan.
Dalam episode ini, para karakter menghadapi dilema serius karena Deon masih belum sadar akibat serangan zombi, walau lagu penenang jiwa berperan penting dalam proses pemulihannya. Mereka berencana berburu zombi ke luar kota dengan kereta yang sudah dipinjam, tapi rencana tertunda karena ketakutan istri salah satu anggota. Perdebatan memanas soal prioritas antara menyelamatkan Deon yang adalah manusia hewan rendahan atau mengejar tujuan lain seperti mencari Mawar Darah Gelap. Konflik mencapai puncak saat ada usulan untuk putus kontrak jiwa agar bisa membawa Deon pergi demi menyelamatkannya, menimbulkan ketegangan tentang arti sesungguhnya dari kontrak jiwa tersebut dan pilihan sulit yang harus dibuat.
Ashina menghadapi ketegangan soal 'putus kontrak jiwa', yang diibaratkan seperti surat nikah antara dirinya dan lima manusia hewan. Ia berusaha menjelaskan bahwa kerusakan hubungan kontrak jiwa akan menimbulkan konsekuensi berat, termasuk efek balik yang lebih parah dari kematian. Namun, lima manusia hewan itu seolah mengabaikan hal ini dan melakukan tindakan menyakitinya. Ashina berfokus pada Deon yang sedang mengalami gangguan mental, berusaha menenangkan dengan mengaktifkan kemampuan khususnya, Lagu Penenang Jiwa, agar kondisi Deon stabil sementara. Meski diragukan, Ashina meminta kepercayaan untuk menggunakan kemampuannya sebelum mereka mencari zombi di luar kota, meninggalkan ketidakpastian apakah usahanya berhasil dan bagaimana reaksi kelompok lainnya.
Dalam episode ini, Friska mengklaim bisa membangkitkan kemampuan Lagu Penenang Jiwa level S untuk menyembuhkan Deon yang sekarat, meski dirinya hanya berlevel F. Hal ini memicu keraguan dan penolakan dari orang-orang di Viskato, termasuk sang narator yang heran dengan klaim tersebut. Namun, narator memutuskan mempercayai Friska dan bersiap pergi bersama ibunya untuk menjenguk Deon. Mereka menghadapi ketegangan atas kemampuan Friska yang dianggap mustahil, sementara kepercayaan terhadap sistem yang pernah dijalankan narator menjadi faktor penentu keputusan berani ini. Konflik tentang apakah Friska benar-benar mampu menyembuhkan Deon masih menggantung hingga akhir.
Friska menghadapi tuduhan dari ibunya yang menyangkut kabar tentang kemampuan Lagu Penenang Jiwa yang tersebar luas dan kondisi suaminya, Deon, yang terluka parah setelah dijual ke arena pertarungan. Ibunya meragukan Friska mampu melindungi manusia hewan yang terikat kontrak dengannya dan mempertanyakan masa depannya sebagai ratu Viskato. Friska membela diri dan bertekad membuktikan kebenarannya meski mendapat peringatan bahaya. Saat situasi memuncak, Deon tiba-tiba berubah menjadi hewan agresif dan diperintahkan untuk dibunuh, menempatkan Friska pada dilema besar untuk menyelamatkan suaminya.