Seorang wanita menghadapi tetangganya, Ibnu, yang datang ke rumah dengan alasan ingin membantu karena suaminya sedang koma. Wanita itu menolak dan memperingatkan Ibnu agar tidak mendekat atau ia akan berteriak. Ibnu tetap memaksa dan mengancamnya, memicu konflik tegang yang berujung pada perkelahian fisik. Wanita itu ketakutan dan merasa hidupnya terancam, sementara Ibnu menantang dirinya dengan ancaman balasan. Ketegangan meningkat tanpa penyelesaian, meninggalkan ancaman yang membayangi hubungan keduanya.