Nova datang mengunjungi Wanti yang sedang dirawat di rumah sakit dengan membawa bunga mawar kesukaannya. Wanti mengeluh sakit pada kakinya yang bengkak, namun dokter mengatakan lukanya hanya goresan ringan. Nova memastikan akan menemani Wanti agar tidak merasa takut sendirian. Wanti menolak bantuan keuangan dari pacar Nova dan memilih membayar biaya rumah sakit sendiri meski mendapat cibiran. Mereka berbagi momen ringan dengan candaan dan makanan, tapi ketegangan tetap terasa dari kondisi Wanti yang parah dan hubungan Nova yang belum jelas, meninggalkan pertanyaan tentang masa depan mereka.