Di kantor, perdebatan memuncak ketika Pak Yahya mengklaim teknologi yang dikembangkan selama sepuluh tahun adalah miliknya dan memperlihatkan file cadangan yang menunjukkan namanya di setiap perubahan. Rekan kantor meragukan sikap rendah hatinya, sementara Cakra dituduh berbohong soal kepemilikan. Bu Wanda didorong untuk bicara—Yahya mengklaim keberhasilan yang bisa membawa perusahaan ke tiga besar, namun seorang kolega menegur, "jangan kira kau suami Bu Wanda jadi bisa putarbalikkan fakta." Episodenya berakhir dengan semua menunggu jawaban Bu Wanda; kebenaran yang ia ungkapkan akan menentukan nasib klaim kepemilikan.