Setelah sebuah kecelakaan yang hampir terjadi, Nana merasa bersalah karena merusak kue dan mengira Ayah tidak menyayanginya lagi, sementara Bagas berusaha meyakinkan Nana bahwa keluarganya akan baik-baik saja selama dia ada. Nana yang mengantuk dan ingin tidur berusaha tetap terjaga karena menunggu kedatangan Ayah. Di tengah kekhawatiran dan ketegangan tersebut, telepon yang tidak dijawab menambah kecemasan hingga akhirnya telepon itu berdering dan memperkenalkan ketidakpastian baru yang harus segera dihadapi.