Seorang wanita menunjukkan foto pernikahan untuk membuktikan bahwa Riko memang suaminya di markas tentara, tapi ia langsung dikecam dan diserang oleh sekelompok orang. Mereka menuduhnya membawa anak haram dan pelacur, menggeledah tasnya dan menemukan pakaian yang dianggap menggoda suami-suhami tentara. Serangan memuncak dengan ancaman untuk membuatnya tak bisa melahirkan serta pemukulan. Seorang pria, Steven, dipanggil namun kemudian terjatuh dan tak sadarkan diri saat kekacauan berlangsung. Kerumunan terus mengintimidasi sampai seseorang berteriak "Hentikan!"; nasib wanita itu dan konsekuensi ancaman masih belum terselesaikan.