Di episode ini, Bupati Kecil menghadapi kerusuhan warga yang menuduh dia melindungi bawahan korup bernama Toni yang menindas perempuan bernama Yuni. Masyarakat marah dan menuntut keadilan, sementara tekanan terhadap Bupati Kecil meningkat hingga dia hampir kehilangan jabatan. Bupati mengakui kesalahannya dan diminta untuk menjawab tuduhan itu tanpa melindungi siapa pun. Menanggapi ancaman kerusuhan, Bupati Kecil memutuskan untuk tetap bertanggung jawab dan menantang warga bahwa jika ia tidak adil, mereka berhak mengambil alih jabatannya. Konflik belum selesai karena perlawanan warga masih berlangsung dan jabatan Bupati terancam hilang.