Di episode ini, Bupati cilik memulai persidangan atas kasus perlakuan tidak adil terhadap Yuni Suwa, yang diduga dirudapaksa dan dipukuli hingga luka parah. Kakek Yuni, Roki Suwa, memberi kesaksian menjelaskan kejadian malam itu, sementara Nugi, yang dituduh, mengaku mabuk dan kehilangan kendali. Ketegangan memuncak ketika warga mengancam Nugi dan Bupati cilik berusaha menenangkan situasi dengan tegas menuntut kejujuran untuk mengungkap kebenaran. Episode berakhir dengan ancaman konsekuensi serius bagi yang berbohong, meninggalkan ketidakpastian pada keputusan berikutnya.