Yuni Sabira menyelesaikan tugas pertamanya sebagai pengantin hantu dan menerima hadiah berupa keahlian baru, Deteksi Poin Suka. Ia terkejut saat mengetahui pengantin hantu yang ditemuinya adalah pria tampan, bukan perempuan seperti yang diperkirakan. Yuni mencoba ciuman dari pengantin pria tersebut dan merasa puas, sementara pria lain yang mengetahui hal itu mencoba meniru meski dirinya laki-laki biasa. Namun, ia langsung ditolak dengan tegas oleh pengantin hantu tersebut karena tidak berhak disentuh, meninggalkan ketegangan yang belum terpecahkan.