Di episode ini, pengantin pria diantar sampai pintu kamar pengantin setelah acara pesta pernikahan, namun pengantin wanita, Yuni, merasa gugup dan jantungnya berdebar kencang saat momen penting itu. Mereka terpaksa menjalani ritual minum arak meski membuat Yuni pusing, sementara hantu-hantu kecil yang terlibat dalam pesta itu tiba-tiba menghilang dengan cepat. Pengantin pria mencoba menenangkan Yuni yang mulai mabuk dan menawarkan bantuannya, namun suasana jadi makin tegang saat tradisi sebar biji teratai dan kacang tanah sebagai simbol doa agar cepat punya anak dijalankan, meninggalkan ketegangan dan pertanyaan apakah Yuni benar-benar siap menghadapi momen berikutnya.