Episode dimulai dengan Laras dan bibi; bibi memastikan sendok yang dimenangkan benar emas setelah Laras mengaku menang undian. Seorang wanita menangis, minta maaf karena tidak memakai sendok untuk berjudi dan berjanji tak berjudi. Bibi menyesal karena wanita baik itu bisu dan bilang harus cepat kumpulkan uang untuk meracik Pil Angin Roh; uang di dunia lebih mudah didapat daripada Batu Roh. Ia pamit, akan kembali sebelum jam sepuluh. Telepon mengungkap Kak Arga menagih Raka soal wawancara di Pasar Antik; Raka memberi sejumlah uang agar orang itu pergi. Di Pasar Antik orang itu girang, bergegas mencari penghasilan cepat; hasilnya masih menggantung.