Drama Chinese – Tonton drama Chinese, drama web & Serial web online gratis
  • Beranda
  • Jelajahi
  • Dapatkan Aplikasi
    Pindai kode untuk menonton di Aplikasi
    Android iOS
Cari
user avatar
Pengguna
ID
Keluar
Gabung
Beranda / Fantasi / Dewa Abadi Turun ke Dunia, Kisahnya Dimulai dari Istri Bisu / Episode 8

Dewa Abadi Turun ke Dunia, Kisahnya Dimulai dari Istri Bisu - Episode 8

Favorit 10.2K
Bagikan Bagikan

Episode 8 Sinopsis

Di sebuah lapak batu, seorang pembeli baru—dipanggil 'Dik'—mencari batu murah sementara penjual ('Bos') memamerkan batu bernilai puluhan juta dan menyuruh membuka 'mata spiritual jernih' untuk menilai. Dik mengaku hanya membawa sekitar empat ratus tujuh puluh dua ribu, sehingga Bos mengejeknya lalu menawarkan keranjang serpihan seharga empat ratus ribu. Tuduhan penipuan muncul, tapi sikap Dik yang tegas membuat Bos terkesan dan mempersilakannya memilih sendiri. Dik menunjuk satu batu dan berkata 'yang ini saja.' Episode ditutup dengan nilai sejati batu belum terungkap, meninggalkan ketidakpastian apakah ia beruntung atau ditipu.

Fantasi Kultivasi Dokter Ajaib Cinta Setelah Menikah
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
Kunci
13
Kunci
14
Kunci
15
Kunci
16
Kunci
17
Kunci
18
Kunci
19
Kunci
20
Kunci
21
Kunci
22
Kunci
23
Kunci
24
Kunci
25
Kunci
26
Kunci
27
Kunci
28
Kunci
29
Kunci
30
Kunci
31
Kunci
32
Kunci
33
Kunci
34
Kunci
35
Kunci
36
Kunci
37
Kunci
38
Kunci
39
Kunci
40
Kunci
41
Kunci
42
Kunci
43
Kunci
44
Kunci
45
Kunci
46
Kunci
47
Kunci
48
Kunci
49
Kunci
50
Kunci

Anda Mungkin Suka

  • [Sulih Suara]Mata Ilahi Membuatku Tak Terkalahkan
    [Sulih Suara]Mata Ilahi Membuatku Tak Terkalahkan
    Master Turun Gunung Harem Kultivasi Fantasi Timur Orang Biasa
  • Mata Ilahi Membuatku Tak Terkalahkan
    Mata Ilahi Membuatku Tak Terkalahkan
    Master Turun Gunung Harem Kultivasi Fantasi Timur Orang Biasa
  • [Sulih Suara]Dewa Abadi Turun ke Dunia, Kisahnya Dimulai dari Istri Bisu
    [Sulih Suara]Dewa Abadi Turun ke Dunia, Kisahnya Dimulai dari Istri Bisu
    Kultivasi Dokter Ajaib Cinta Setelah Menikah