Kenzo, pemain cadangan yang awalnya diremehkan, mengejutkan semua dengan mencetak dua kali tembakan 3 poin yang membawa tim Jaza maju ke babak overtime. Meski pelatih marah karena timnya sering dibuat kebingungan oleh Kenzo, dia memberikan kesempatan terakhir di menit-menit akhir pertahanan. Dalam momen menentukan, Kenzo berhasil mencuri bola dan mengunci kemenangan dengan tembakan 3 poin terakhir yang membawa Jaza mengalahkan Yusana. Perubahan drastis dari pemain cadangan menjadi pahlawan menciptakan ketegangan dan memicu pertanyaan tentang kemampuan Kenzo di babak selanjutnya.