Episode dibuka dengan seseorang pergi setelah hitungan mundur, lalu keluarga mengecam Ayah yang dihina sebagai 'sampah' dan dianggap tak berguna. Fero berjanji mencoba dan menawarkan memberi gelang, tapi ragu karena perusahaan itu sumber hidup Keluarga Loa. Ketegangan meningkat menjadi fisik: tamparan terjadi, ancaman keras "Kalau gelang ini retak sedikit saja, kupotong tanganmu," dan celaan terhadap ibu yang sudah mati. Ayah menolak diberi tahu dan ditekan untuk minum obat. Episode berakhir dengan ancaman terhadap gelang dan perintah minum obat, meninggalkan keputusan tentang nasib Ayah dan perusahaan yang belum terselesaikan.