Fiki bersikeras ingin menikahi seorang perempuan, tetapi rekannya menentang karena “lihat lengan dan kakinya” dan situasi perang yang membuat pernikahan jadi beban. Seorang pemimpin pasukan menawarkan: ikut pasukannya dan ia akan memberikan kedua perempuan itu sebagai bonus. Dua wanita memohon diterima—keluarga mereka ditangkap dan mereka terancam dipaksa jadi pemuas nafsu pasukan jika ditolak. Setelah melihat kekuatan salah satu wanita, Fiki menerima dan menyuruh mereka mandi serta istirahat sambil menunggu panggilan markas. Episode ditutup dengan makan bersama dan ketidakpastian nasib mereka saat pasukan segera datang.