Vivian muncul sebagai penolong Yuni dalam upaya perceraian: ia menghubungi Tuan Theo, mengirim data yang diperlukan, dan memberi tahu Yuni bahwa dengan dukungannya perceraian bisa berjalan. Saat undangan makan siang yang melibatkan Yuni dipersiapkan, orang lain memperingatkan Vivian agar tidak membuat masalah. Vivian meremehkan peringatan itu dan terang-terangan mengatakan tujuannya—mendapatkan akta cerai dan sebagian besar harta Yuni. Di sela itu, keluarga dan anak memuji latar musik Yuni: murid jenius, juara piano, penerima guru terkenal. Keputusan Vivian menaikkan taruhan sebelum pertemuan makan siang yang akan menguji rencananya.