Vivian mencoba pergi meski lukanya belum sembuh; Theo menanyakan dan mengingatkan. Mereka berdebat singkat tentang urusan Yuni—kasus yang segera disidang dan dokumen yang harus diurus—sambil Theo menagih butir tasbih karena Vivian pernah melindungi Yuni dari panci panas, mencoba kalung untuk hadiah, dan menghilang beberapa hari setelah pesta ulang tahun. Vivian bersikeras sibuk dan menolak membahasnya, lalu menyatakan tak akan pulang lagi: "Kali ini, aku takkan pulang lagi." Di perpisahan ia memberi tahu Theo bahwa saat mereka bertemu lagi ia bukan istri, melainkan musuh bebuyutannya.