Erik kembali ke desa dan menggali potensi bertani tomat yang menghasilkan keuntungan besar hingga 80 juta sehari, meski banyak yang meragukannya dan menuduhnya mengada-ada. Ia mendapat tekanan dari lingkungan yang skeptis, tapi tetap fokus memikirkan tanaman berikutnya. Di tengah kesibukannya, teman lamanya Lydia menghubungi dan mencoba dekat lagi setelah melihat kesuksesannya, namun Erik menolak ajakan makan mereka. Ketegangan muncul saat Susy, wanita populer kampus dulu, tiba-tiba menelepon Erik, menimbulkan pertanyaan tentang maksud teleponnya yang tak terduga.