Seorang wanita mengungkapkan keinginannya menikah dengan Raja Dane, yang telah koma sejak perang, meskipun banyak meragukan pilihannya. Ia menghadapi hinaan dari orang sekitar karena keluarganya kehilangan pelindung dan posisi. Raja Dane yang koma menjadi satu-satunya harapannya untuk mengubah nasib. Setelah meminta restu Kaisar agar pernikahannya diterima, sang Kaisar menyetujui, walau urusan pernikahan akan sepenuhnya diatur oleh istana karena kondisi Raja Dane. Wanita itu pun menerima keputusan tersebut dan menyatakan pamit, sementara masa depan pernikahannya masih tak pasti.