Hani terlihat terluka dan disalahkan dalam sebuah konflik yang membuat hubungannya dengan Kakak Putra Mahkota menjadi tegang. Meskipun Hani merasa bersalah, seseorang membela dan meminta Kakak Putra Mahkota untuk tidak membencinya. Pembicaraan bergeser ke rencana pernikahan, di mana ibunda berencana memilih anggota keluarga kerajaan untuk menggantikan paman kesembilan menjemput pengantin, namun Kakak Putra Mahkota awalnya menolak ikut campur. Hani berharap Kakak Putra Mahkota yang menjemput, karena itu cara untuk menarik perhatiannya. Akhirnya, Kakak Putra Mahkota setuju berpura-pura menjemput pengantin sesuai keinginan Hani, memicu ketegangan yang belum terselesaikan.