Di tahun 1978, seorang wanita bernama Nak Kina menghadapi penolakan keras setelah anaknya, Liam, meninggal dunia akibat radang usus buntu yang terlambat ditangani. Kepala Departemen Bedah, Miko Lio, dan dokter lain saling menyalahkan atas kegagalan operasi tersebut. Terungkap bahwa Nak Kina pernah dijebak dan dipingit bertahun-tahun lalu, yang memalukan karier dan hidupnya. Kini, ia bertekad untuk tidak membiarkan masa lalu terulang, meskipun harus berhadapan dengan Miko yang juga diduga terlibat dalam nasib tragis putranya. Ketegangan memuncak saat Nak Kina menolak menyerah dan berjuang untuk keadilan, meninggalkan konflik yang belum selesai.