Di sebuah resepsi pernikahan, Meri menghadapi hinaan dan penolakan dari Kak Kina yang menganggap Meri berani merusak acara karena hubungannya dengan pria dari desa. Kak Miko menolak Meri sebagai calon pengantin dan menyebutnya cewek nakal. Ketegangan memuncak saat Kak Kina menyerang Meri secara verbal dan memerintahkan penjaga agar mengusir Meri. Meri menolak pergi, berjanji resepsi ini tidak akan berhasil tanpa dirinya, sementara situasi menjadi kacau ketika penjaga hampir memaksa mengeluarkannya, meninggalkan konflik utama belum selesai.