Di lomba matematika antar-kota, suasana tegang saat Winda tiba-tiba berubah dan mengaku mau putus hubungan dengan ayahnya; orang-orang khawatir sikapnya akan membuat dia sengaja menyerang Citra saat ujian. Citra coba menenangkan teman, sementara orang tua lain menunjukkan percaya diri berlebihan pada anaknya. Panitia mengumumkan dua lembar soal, A dan B, dan B adalah soal model 'kapal induk' yang selama sepuluh tahun tak pernah terpecahkan. 'Aku difitnah nyontek di lomba ini' pikir sang narator; demi mengubah takdir, dia memilih lembar B, sebuah keputusan berisiko yang langsung menaikkan taruhannya.