Seorang kakek yang kelaparan datang ke sebuah warung mi dan hanya bisa membayar dengan sedikit uang. Pemilik warung awalnya ragu tapi akhirnya memberinya semangkuk mi gratis sebagai tamu ke-100 hari itu. Kakek merasa sangat puas dan berterima kasih, menjanjikan untuk sering datang lagi. Setelah makan, kakek hendak pulang bersama pengunjung lainnya. Episode ini berakhir saat kakek menerima uang yang diberikan kembali, meninggalkan suasana hangat sekaligus pertanyaan tentang nasib dan cerita masa depan kakek di warung tersebut.
Episode ini dimulai dengan seorang cucu yang menemukan kakeknya yang pikun dan mengajaknya pulang setelah kakek hilang selama seminggu. Kakek mengeluh karena cucunya sibuk mencari menantu dan cucu-cucunya sehingga ia sering mencari sendiri di luar rumah. Sementara itu, keluarga lain mendapatkan kabar gembira tentang pembayaran pembongkaran rumah dan rencana pindah ke rumah besar, dengan anak berjanji untuk bekerja keras demi keluarganya. Konflik utama muncul saat Marco dan Sheni membicarakan syarat pernikahan, termasuk keharusan membawa rumah, serta tekanan dari ibu dan pihak keluarga agar pernikahan tersebut segera terwujud. Episode ditutup dengan ketegangan soal keputusan pernikahan yang masih menggantung.
Episode ini dimulai dengan Angel memberitahu suaminya bahwa pembayaran rumah lamanya sudah cair sebesar dua miliar, memungkinkan mereka membeli rumah baru dan merencanakan pernikahan setelahnya. Namun, suaminya terlihat mencurigakan saat wanita lain mencium aroma parfum di tubuhnya, menimbulkan ketidakpercayaan. Sementara itu, mimpi aneh Angel tentang melahirkan lebih dari satu anak menambah kegelisahan. Di tempat lain, penyelidikan menemukan Angel Liora adalah wanita yang dicari Kakek, sementara suami Angel hanya pegawai biasa di Grup Sora, membuka pertanyaan tentang identitas dan hubungan yang belum terungkap, meninggalkan konflik tersisa.
Episode ini mengungkap fakta bahwa seorang pria diracuni tujuh tahun lalu dan sejak itu mencari wanita yang bisa menjadi obat penawarnya. Rekaman penting tentang malam kejadian rusak, sehingga identitas wanita itu tidak diketahui. Seseorang bernama Marce dicurigai terlibat, dan anggota lain diperintahkan untuk terus mencarinya. Di sisi lain, proses pengurusan sertifikat properti Marco sedang berlangsung, sementara pemulung tua yang ternyata kakek CEO perusahaan muncul di warung mi. Episode berakhir dengan penemuan dua miliar rupiah sebagai petunjuk baru yang misterius.
Seorang pria yang mengaku memiliki dua miliar bertemu dengan penjual mi yang meragukan kekayaannya dan menegaskan bahwa uang tidak dapat mengembalikan kakeknya yang hilang. Penjual mi menolak kesan pura-pura kaya itu dan menantang pria tersebut untuk fokus mencari kakek, bukan memamerkan kekayaan. Percakapan mengungkap ketegangan antara keduanya tentang kekayaan dan kehilangan, hingga pria itu merasa tertekan dan bertanya apakah mereka pernah bertemu sebelumnya, meninggalkan ketidakjelasan mengenai hubungan mereka dan kakek yang hilang.
Di episode ini, seorang pria menyelidiki seorang anak yang diduga milik Pak Daniel dan berusaha mendapatkan rambut anak itu untuk tes DNA. Sementara itu, Linda membantu membereskan barang karena sebuah urusan properti akan segera selesai. Suami Linda mengumumkan sertifikat properti akan keluar dalam tujuh hari, memungkinkan mereka pindah dari rumah sewa. Ia berencana mengadakan pesta pindahan untuk mengumumkan pernikahan mereka kepada semua orang. Episode diakhiri dengan persiapan pesta yang menandakan perubahan besar dalam kehidupan pasangan ini, meninggalkan ketegangan mengenai hubungan anak misterius itu dan identitas sejati keluarga mereka.
Marco mendapat kenaikan jabatan mendadak dari staf biasa menjadi wakil manajer pabrik atas keputusan Pak Daniel, menimbulkan tanda tanya karena hubungannya dengan Angel dan masa lalu mereka. Meskipun mereka belum menikah setelah tujuh tahun bersama, Angel menolak menerima uang, sementara Marco bersemangat mengumumkan kabar baik itu di pesta pindahan rumah baru mereka. Namun, kecurigaan masih muncul terkait identitas dan peristiwa tujuh tahun lalu yang belum terungkap sepenuhnya, membuat situasi semakin rumit saat pesta mendekat dan Marco mempersiapkan pengumuman penting.
Episode ini dimulai dengan kabar sukses keluarga Wijaya dan promosi Marco yang mendadak didukung CEO Grup Sora. Marco menghadapi tekanan agar dapat membantu jaringan bisnis yang semakin melebar, terutama saat kedatangan Andres Lara, manajer Grup Binta, yang memperkenalkan hubungan penting antara dua grup besar. Dalam acara pindahan rumah, Marco terlihat di tengah sorotan dan harapan yang tinggi dari tokoh bisnis besar tersebut. Namun, suasana berubah tegang saat ibu Marco datang, mempermalukannya dengan kritik terhadap penampilan Angel yang sepertinya menimbulkan konflik keluarga yang belum terpecahkan.
Pada episode ini, keluarga tengah merayakan kabar baik saat Marco diangkat menjadi wakil manajer pabrik Grup Sora, sekaligus acara pindahan rumah baru yang dibeli oleh istrinya, Sheni Lia. Dalam suasana bahagia itu, seorang wanita mengungkapkan rasa terima kasih kepada suaminya, Marco, dan memperkenalkan Sheni sebagai istrinya. Ada desas-desus bahwa mereka belum menikah, tapi acara ini dianggap sebagai bentuk pengakuan status resmi. Episode berakhir dengan pengakuan cinta sang istri dan perkenalan resmi, meninggalkan ketegangan soal hubungan sebenarnya mereka yang belum sepenuhnya jelas.
Angel mengumumkan kehamilannya dan rencana pernikahan dengan Marco yang akan diadakan minggu depan, setelah tujuh tahun bersama. Namun, keluarganya menolak hubungan dan mengejek latar belakang Angel yang berjualan kecil-kecilan, sementara Marco dipersiapkan menjadi wakil manajer di perusahaan besar dan dijodohkan dengan putri pemilik perusahaan lain. Keluarga Marco menekankan perbedaan sosial yang sulit dijembatani dan menyerahkan uang dua puluh juta kepada Angel sebagai imbalan atas tujuh tahun yang telah berlalu, menyiratkan perpisahan. Konflik antara cinta dan tekanan keluarga semakin memuncak tanpa ada keputusan pasti.