Episode ini dibuka dengan konfrontasi antara seorang wanita bernama Jihan dengan tunangannya, Ardi. Jihan memergoki Ardi melindungi adik sepupunya, Santi, dari hukuman dan memerintahkan pelayannya, Mita, untuk menampar Santi. Jihan menuduh Ardi terlalu memanjakan Santi hingga menghinanya. Ardi merespons dengan menegaskan posisinya sebagai calon pejabat dan menyatakan niatnya untuk menikahi Santi sebagai istri sah setelah pernikahan mereka. Santi dengan sinis menyebut Jihan sebagai putri pangeran yang telah gugur, menganggapnya beruntung bisa menikahi Ardi. Amarah Jihan memuncak. Dia menganggap tangan Ardi yang pernah menggandengnya kini kotor karena digunakan membuat layang-layang untuk wanita lain. Dalam kemarahan, Jihan melumpuhkan tangan Ardi dan menyatakannya sebagai pria yang kotor. Dia secara resmi membatalkan pernikahannya dengan Ardi dan memerintahkan pengawal untuk mengusir Ardi serta Santi dari wilayah rumah Pangeran Dimas, menutup episode dengan penolakan tegas terhadap hubungan tersebut.