Setelah Ardi terluka di tangan, seorang tabib menyatakan lukanya tidak akan memengaruhi kemampuannya menulis asalkan mengganti obat. Ibunya sangat marah kepada Jihan yang melukai anaknya, sementara Ardi yakin Jihan masih mencintainya dan hanya marah karena rencana pernikahan dengan Santi. Ibu Ardi merencanakan agar Jihan memohon maaf dalam tiga bulan ke depan, menyerahkan toko-tokonya, dan menerima Santi sebagai istri sah. Sementara itu, Ardi akan segera diangkat sebagai Wakil Menteri Keuangan termuda, dan ibunya bahkan menyusun rencana jangka panjang untuk mengambil harta Jihan lalu menyingkirkannya. Di tempat lain, Jihan menerima berkas tentang Wisen, putra Adipati Sagara yang berpura-pura berandal, dan memutuskan untuk menemui orang itu guna memastikan sesuatu.