Pak Heru, penjual daging, menghadapi tekanan dari preman setempat yang menuntut uang keamanan besar agar ia bisa membuka lapak di wilayah mereka. Saat dia menolak, preman itu menaikkan tuntutan dan merendahkan Pak Heru. Ketika ancaman berubah jadi serangan fisik, beberapa orang datang membela Heru dengan menunjukkan kekuasaan kakaknya yang masih berpengaruh di kawasan itu. Setelah preman-preman itu dipermalukan dan diusir, Heru mendapat peringatan agar turun tangan lagi di dunia gelap demi melindungi dirinya dan keluarganya. Namun, Heru menolak karena tak ingin anaknya mengikuti jejak kelamnya, walau masalah baru mulai muncul dari anaknya sendiri.