Seorang pria muda keras kepala terlibat konflik dengan sekelompok orang yang meremehkannya, memicu perseteruan sengit yang mencuatkan nama ayahnya, Iwan Bowe, orang terkaya di Chuno. Ketegangan meningkat saat pria itu dibatasi dan diancam tak boleh meninggalkan Chuno, memicu rencana intervensi langsung dari ayahnya. Telepon mendadak dari Tuan Heru yang terdengar serius memperlihatkan masalah ini sudah mencapai tingkat tinggi, dengan panggilan mendesak untuk segera mengatasi kekacauan yang dibuat oleh anak Iwan di Tempat Pemandian Kanigara. Konflik dan implikasi sosial ayah-anak ini menggantung sebagai titik krusial dalam cerita.