Konflik memuncak saat seorang pria muda menolak aturan yang dibuat oleh saudaranya, sehingga memicu pertengkaran sengit di antara mereka. Pria yang lebih tua menuntut ketaatan, mengancam dengan kekerasan dan menyatakan emosinya yang meledak. Pemuda itu menantang dan menolak takut, bahkan menyindir akan menggantikan peran ayah mereka dalam mendidik. Ketegangan semakin tinggi ketika ancaman tembakan mengemuka, dan sosok ayah muncul dengan permintaan melindungi seseorang bernama Icha. Namun konflik belum berakhir, dengan ancaman mati yang terus menggantung, menyiapkan ketegangan untuk episode selanjutnya.