Di sebuah rumah pedesaan, keluarga yang kelaparan menunggu saat pria pulang membawa makanan; saat senja, pintu dibuka dan tiga wanita dari Desa Endas datang, mengklaim suami di rumah itu sudah sekarat dan berniat mendampingi mereka. Mereka mengejek penghuni, membagi-bagi siapa yang akan diambil sambil merendahkan kesetiaan pada suami tua. Ketegangan memuncak ketika salah satu penghuni menolak keras dan siap mati daripada dipaksa, sementara pria yang pulang mengecam para pendatang dengan tegas, 'Berani sentuh orangku, bosan hidup, ya?' Episode berakhir pada kebuntuan tegang—para wanita tetap mendesak, konflik belum terselesaikan.