Gaby Setora menghadapi tuntutan keluarganya untuk menyerahkan jabatan dan kontrol Grup Setora kepada adiknya, Toni, karena dianggap tidak pantas memimpin perusahaan keluarga. Dituduh tidak bisa mewariskan keturunan dan diminta menikah dengan orang lain, Gaby menolak dengan tegas meski mendapat tekanan keras hingga ancaman kehilangan uang bulanan dan diusir dari rumah. Konflik memuncak saat Gaby mempertahankan haknya dan perusahaan yang dibangunnya, sementara Toni siap membantu mengambil alih. Episode berakhir dengan ketegangan keluarga yang belum terselesaikan, menunggu keputusan Gaby selanjutnya.