Edo menegur orang yang menghina adiknya, Evan, dan istrinya yang kekanak-kanakan, lalu mengingatkan agar mereka hadir di pesta keluarga bersama istri. Sementara itu, Edo berencana membujuk Toni yang akan mengambil alih Grup Setora agar melanjutkan kontrak dengan Grup Pranoto, memperkuat posisinya dalam keluarga. Di sisi lain, Burger tiba-tiba sakit kepala hingga harus dibawa ke rumah sakit, menimbulkan kekhawatiran. Ketegangan meningkat karena kepemilikan Grup Setora akan berubah setelah presdirnya menghilang, meninggalkan ancaman yang belum terselesaikan bagi keluarga dan bisnis mereka.