Para kontestan diberi tugas tidak biasa dalam ujian praktik tahap ketiga: menidurkan seekor burung beo dalam waktu 10 menit di hadapan Nyonya Mina dan Tuan Roni. Hanya satu orang yang akan lolos, membuat para peserta ragu dan menganggap tugas itu mustahil. Sementara para kontestan mulai mencoba, banyak orang lain justru memilih pergi karena takut terlambat mendapatkan barang bagus di tempat lain. Keraguan terus muncul, tetapi harapan juga ada bahwa di antara kerumunan itu pasti ada satu ahli yang sanggup menyelesaikan masalah tidur Roni, meski hingga saat ini belum ada yang berhasil menunjukkan kemampuannya.