Seorang wanita berpakaian sederhana diinterogasi oleh perempuan lain yang menuduhnya pura-pura polos dan bermaksud buruk karena ingin menjadi pengasuh malam kakaknya. Wanita itu diperintahkan untuk dibawa pergi setelah dituding sebagai wanita licik. Dalam keputusasaan, ia memohon untuk diberi kesempatan lain dan mengklaim bisa menidurkan burung beo, tetapi permohonannya tetap ditolak. Sementara itu, di tempat lain, seorang nenek mengalami kejang dan memerlukan suntikan penenang. Namun, wanita yang baru saja diusir itu tiba-tiba muncul dan membantah diagnosis tersebut, menyatakan bahwa nyonya itu bukan mengalami kejang.