Di kediaman Perdana Menteri yang sepi hanya diisi Nyonya Mira dan Nona Susi, Mona menyatakan bahwa di kehidupan sebelumnya ia dianiaya sampai mati oleh mereka, dan kini curiga mereka berencana membunuhnya. Berita bahwa Kaisar hendak menjodohkan Mona memicu perdebatan: Tuan Yono menolak menikahi perempuan tanpa asal-usul jelas, sementara orang lain menyebut Mona lemah dan sakit-sakitan. Seorang pejabat memperingatkan kemungkinan taktik Keluarga Parlin untuk menghentikan penyelidikan kasus Negara Sati. Mereka akhirnya memutuskan menemui calon permaisuri, meninggalkan ancaman dan kecurigaan yang belum terjawab.