Mona langsung menuduh Yono di tengah keramaian: ia mengaku dulu tertular tuberkulosis karena mencuci pakaian mereka, lalu Yono melarang tabib merawatnya dan membiarkannya mati. Yono dan orang-orang sekitar meragukan klaimnya; kediaman Perdana Menteri bahkan tidak mengakui statusnya. Konfrontasi memanas—ada percobaan memukul, hinaan, dan tuduhan gila—sementara seorang pria mengatakan, "wanita sepertimu memang pantas untukku." Mona mengganti rugi atas kerusakan dan mendesak penyembuhan kakinya. Episode ditutup dengan Mona menegaskan, "ada dendam mesti dibalas," meninggalkan ancaman tindakan yang belum terungkap.