Di tengah kerumunan, seorang pria yang mengaku tuan muda Grup Jurhan memaksa seorang wanita agar ikut dengannya, menawarkan amplop tebal sambil mengancam; teman wanita itu dan orang di ruangan menahan. Situasi memanas ketika Nando Chandra muncul, memperkenalkan diri sebagai putra sulung Grup Yolun dan menuntut penghormatan; pria awal berjanji melepaskan teman wanita tetapi tetap menuntut membawa wanita itu. Perdebatan soal harga diri keluarga dan bukti kekerasan—seseorang bahkan berdarah—membuat konflik meningkat. Titik balik terjadi saat Nando menolak mundur; siapa yang akhirnya boleh membawa wanita itu masih menggantung.