Di sebuah tempat gaduh, sekelompok preman mencoba membawa pergi seorang wanita sampai seorang pria menentang, memperingatkan agar tak mengambilnya. Pak Adi, bos kasino yang ditakuti, muncul dengan anak buah dan mengancam; dia berkata bicara lagi, kubunuh kau, lalu memerintahkan Dion membawa kedua wanita itu. Ketegangan memuncak ketika seseorang menolak dan menyatakan hari ini tak boleh membawa siapa pun. Orang itu memberi mereka kesempatan terakhir: semua harus berlutut dan minta maaf, atau masalah ini takkan dilupakan. Episode berakhir pada keputusan yang harus diambil: siapa yang mau tunduk atau melawan.