Seorang wanita terbangun setelah diserang dan langsung dituduh sebagai siluman oleh seorang pelayan. Wanita itu membantah tuduhan tersebut dan menuduh ibu pemilik rumah lah yang memfitnahnya lebih dulu serta mencoba membunuhnya. Ia mengklaim telah memanggil petir untuk menyambar sang ibu demi membersihkan karma buruknya sebagai balas budi, meskipun sang ibu tak terbunuh. Situasi semakin panas ketika pelayan lain berteriak bahwa wanita itu telah membunuh lagi. Wanita itu menegaskan bahwa itu adalah rumahnya sendiri dan tidak masuk akal menghancurkan keluarganya. Konflik memuncak saat seorang wanita yang disebut 'Nona Besar' muncul dan menuduhnya mencuri identitas serta keberuntungannya sebagai kultivator. 'Nona Besar' kemudian menyerang, meminta kembalikan semua keberuntungan yang dicuri. Ketika wanita bernama Anya itu berada dalam bahaya, seorang pria bernama Kak Bimo muncul, dan Anya meminta tolong, mengaku sebagai adiknya.