Di Negeri Maheswara, dua bayi perempuan lahir bersamaan. Seorang pertapa meramalkan salah satunya adalah Putri Titisan Langit yang kelak menjadi Ratu Agung, tetapi siapa yang membawa takdir itu baru jelas lewat pernikahan politik di usia delapan belas. Raja Maheswara yakin pilihannya tepat: Citra Anggraini. Ia menghamburkan harta demi mendidik Citra, sementara adiknya, Sekar Anggraini, ditinggalkan. Delapan belas tahun kemudian negeri melemah; Raja, bersama Selir Ratnasari, mengatur aliansi: Citra dinikahkan ke Ardhani, Sekar dipaksa menikah ke Negeri Liar. Dengan ibunya dikurung, Sekar berangkat dengan air mata ke tempat asing. Di sana, kejutan: pemimpin muda Negeri Liar adalah Raja Adiwangsa, dan negeri yang dikirakan miskin menyimpan kekayaan berlimpah.
Komentar
Lihat Semua >Derek
Perjalanan Sekar ke Negeri Liar terasa sunyi dan pilu. Adegan menyentuh menampilkan pengabaian ibu secara tragis.
2026-03-27 00:41:44
Brandon
Tangis Sekar saat dipaksa menikah bikin saya marah. Adegan perpisahan itu menyayat hati dan lama menghantui.
2026-03-08 14:47:03
Kyle
Detail pernikahan politik dirancang rapi dan realistis. Kostum serta adat mendukung nuansa era Maheswara.
2026-03-08 10:44:11