Episode ini dimulai dengan persiapan menyambut kepulangan Citra bersama suaminya, Pangeran Wisnu dari Ardhanic, yang dikabarkan sangat disukai oleh Raja Ardhan. Keluarga di istana membahas potensi mereka yang bisa menyaingi Adiwangsa dan Citra yang akan menjadi Ratu Agung seluruh negeri. Namun, ketegangan muncul saat Sekar, wanita dari Suku Liar dan ibu dari Citra, dianggap hina dan dipandang rendah oleh anggota keluarga lain. Saat Citra dan Pangeran Wisnu tiba, mereka menghadapi sikap acuh tak acuh dan rasisme dari keluarga kerajaan, terutama terhadap gaya hidup sederhana dan asal-usul Sekar. Episode berakhir dengan suasana tegang saat Citra dan suaminya mulai beradaptasi di istana, menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana mereka akan menghadapi pertentangan yang ada.