Permaisuri Yuni Lunardi baru diangkat ketika Kaisar menuduhnya bersekongkol dengan Selir Fani dan pihak Kinta, lalu memerintahkan penangkapan dan penghukuman: melepas jubah dan berlutut atau dikurung di Istana Dingin. Yuni menolak gelar dan menyatakan hubungannya dengan suaminya Hendra putus. Eskalasi muncul saat pasukan Kinta menyerbu gerbang kota; dalam kekacauan Kaisar diserang dan Kevin, satu-satunya yang percaya padanya, terluka parah dan menanggalkan nyawanya setelah meminta maaf. Yuni kini dituduh dan berduka, sementara ancaman pemberontak terus mengintai dan nasibnya sebagai permaisuri tetap belum terselesaikan.
Pada hari prosesi pernikahan, Yuni menyadari ia terlahir kembali ke hari saat pernikahannya dibatalkan. Keluarga mendesak agar ia meneruskan pernikahan dengan Pangeran Kevin untuk menjaga muka keluarga Sirga dan merebut kuota pemilihan selir; ancaman keterpurukan keluarga disebut jika Kevin marah. Ingat masa lalu ketika ia membatalkan demi Hendra dan membuat keluarga dipermalukan, Yuni memutuskan kali ini akan menerima Kevin. Namun Wali Kaisar memerintahkan putri Keluarga Lunardi jadi selir dan penetapan nikah tiga hari lagi, sementara Selir Fani mengancam kekerasan terhadap pesaing—pilihannya menyelamatkan keluarga sekaligus mengundang bahaya baru.
Di hari pernikahan yang ramai, warga heran karena pengantin Putri Keluarga Lunardi terlambat keluar; bisik-bisik menyebutnya harus jadi ibu tiri dan hidupnya akan hancur. Tiba-tiba utusan istana mengumumkan Kaisar mengangkat Putri Lunardi menjadi selir, melarangnya menikah lagi, dan tiga hari kemudian Kaisar sendiri akan menikahinya. Ayahnya, Tuan Jovan, tetap menyerahkan putrinya demi menjaga anak-anak angkat. Kevin, tunangannya yang dingin, menyatakan tak tertarik pada wanita tapi bersedia mengurus dua anak dan rumah tangga; pengantin memohon agar ia bermalam untuk menutup gosip, dan Kevin setuju. Keputusan itu menghadapkan mereka pada kedatangan Kaisar dalam tiga hari.
Di tengah pertemuan keluarga, Nenek merestui pernikahan Kak Kevin dengan seorang dari Keluarga Lunardi, memicu bisik-bisik bahwa Yuni kasar dan tak pantas. Beberapa kerabat memuji sikap sopan menantu baru yang memberi salam padanya, sementara lainnya meragukan ketulusan dan menuduh ambisi materi. Konflik memuncak saat keluarga meminta agar kedua anak Kevin dirawat di masa depan; Kevin memperkenalkan dua anak angkatnya kepada keluarganya. Istri baru bersikap ramah pada anak-anak, memberi permen, tetapi seorang kerabat menahan anak itu, ketidakpercayaan terhadap niat menantu tetap menggantung sebagai masalah yang belum terselesaikan.
Episode ini membuka dengan Yuni yang merawat seorang anak kecil berbalut baju yang sudah sempit; ia menawarkan membuatkan pakaian baru sementara sang ayah baru menyadari perubahan tubuh anaknya dan meragukan ketulusan Yuni. Seorang kerabat memperingatkan bahwa anak-anak itu, termasuk Albert, adalah anak angkat dan menuntut Yuni memanggilnya kakak ipar, bahkan mengancam akan mencari kelemahan dan mengusirnya. Seorang pria tiba-tiba menyatakan kenangan kehidupan lalu dan berjanji akan menikahi Yuni. Bibi Minah memarahi pelayan Dina, mempertegas ketegangan rumah tangga. Konflik berakhir dengan Yuni terjepit antara ancaman pengusiran dan klaim pernikahan yang belum jelas.
Di tengah panas, anak Dina muncul ruam karena mengenakan pakaian tebal; pelayan menuduh Nyonya, yang dianggap ibu tiri, lalai merawat anak. Tuduhan memicu konfrontasi: pelayan menghina status Nyonya, Nyonya membalas tegas, mengancam pemotongan lidah, memotong separuh gaji pelayan, dan memerintahkan obat serta perawatan untuk Dina. Terungkap Nyonya mengadopsi kedua anak Ferdi setelah kematiannya, dan meski tampak lemah ia menunjukkan ketegasan yang mengejutkan para hadirin. Pangeran tetap acuh, meninggalkan nasib penerimaan Dina dan hukuman pelayan di istana belum terselesaikan.
Dina tersedak setelah dipukul; ibunya dan nenek buru-buru menolong dengan air dan tepukan punggung. Yuni ketahuan menyiksa Dina, memancing konfrontasi dari Nenek, Bibi Minah, dan Nyonya Vina yang mengecam perilakunya dan menuduhnya berpura-pura anggun di hadapan Kak Kevin. Ketegangan memuncak ketika seorang anggota keluarga memperingatkan Tuan Albert bahwa jika Kak Kevin pulang, Yuni akan langsung diceraikan dan tak bisa bertahan di rumah itu. Aksi berlanjut: pengawal diutus untuk mengusir Yuni. Episode berakhir dengan Dina lemah dan keluarga menunggu kepulangan Kak Kevin sebagai penentu nasib Yuni.
Episode dimulai saat Dina tersedak permen dan ibunya menolongnya, memicu salah paham keluarga setelah tante memotong penjelasan. Nenek menenangkan situasi dan, setelah permintaan maaf serta kompensasi untuk gelang, secara tiba-tiba menyerahkan seluruh urusan kediaman kepada Yuni dan mengancam hukuman berlutut di altar bagi yang melanggar. Keluarga protes namun ditegur; Yuni diakui sebagai nyonya rumah. Pelayan Willy mengeluh soal tempat tidur yang disiapkan untuk Yang Mulia dan menyebut perbedaan dengan kehidupan lalu. Menjelang akhir, Yang Mulia memerintahkan agar esok pagi segera pergi ke kediaman Keluarga Lunardi, meninggalkan tugas yang belum selesai.
Malam itu dingin; seorang wanita mengganti alas tidur Pangeran agar ia tak masuk angin, namun Pangeran menolak disentuh dan mengulang bahwa di malam pernikahan ia tak punya perasaan padanya. Wanita menegaskan tak akan melewati batas, sementara Pangeran berkata "kau itu istriku" dan menyuruhnya serahkan urusan pada pelayan. Ia pulang dan menegur Albert agar tak mempersulit sang istri, sembari ada bisik tentang Permaisuri yang mengabdi pada negara dan tanya "kenapa menangis?" Jarak emosional mereka tetap menggantung.
Seorang wanita meminta Kevin menemaninya pulang karena khawatir dihina oleh ibu tiri dan adiknya; Kevin bilang harus ke istana besok tetapi berjanji menjemputnya setelah urusannya selesai, membuat wanita cemas apakah itu jebakan. Di istana, Yang Mulia memerintahkan Jevon mengantar hadiah mewah kepada Selir Yuni, termasuk emas, perak, mutiara, giok, kain sutra, dan enam kotak bedak, meski aturan membatasi pemberian. Petugas keberatan, tapi Yang Mulia menegaskan otoritasnya dan berharap Yuni senang. Episode berakhir dengan ketegangan antara janji Kevin dan fokus istana pada Yuni.