Zeno dibiarkan di luar rumah dan dihina oleh keluarga yang menolak mengakui statusnya; mereka menyuruhnya ganti baju, mengejeknya sebagai 'tuan muda palsu' dan 'anak yang dilahirkan bawahan', serta mengancam akan memutuskan kedua kakinya jika dia bicara sembarangan. Seorang wanita menolak dipanggil 'kakak' dan menegaskan Niko adalah adik kandungnya. Mereka menyatakan Keluarga Suga tak akan menjemput Zeno meski kakek-nenek akan pulang untuk makan bersama; beberapa menolak membawanya dengan mobil dan menyuruhnya jalan kaki pulang. Episode berakhir dengan Zeno ditinggalkan berjalan sendiri, nasibnya saat keluarga berkumpul masih menggantung.