Zeno pulang dari rehabilitasi jiwa setelah tiga tahun dan disambut keluarganya yang khawatir tapi mencurigainya. Mereka menuduhnya menyiram teh panas ke ibu dan bahkan mencabut tabung oksigen kakek, lalu menegaskan Niko sebagai tuan muda Suga yang sah. Keluarga berencana menyembunyikan riwayat rumah sakitnya dari nenek dan memaksanya diam atau kembali dirawat. Zeno menolak dipinggirkan, menantang tuduhan dan mempertanyakan kesalahannya, lalu mengungkapkan bahwa tiga tahun lalu mereka mengusirnya sehingga kini ia jadi anak yatim piatu. Pengakuan itu meninggalkan keluarga terpojok menjelang kembalinya nenek.